Rabu, 31 Oktober 2007

Ulat Croci Brocoli


Ulat Crocidolomia binotalis

Siklus hidup berlangsung selama 22-32 hari tergantung suhu udara. Ngengat betina meletakkan telurnya pada permukaan bawah daun secara berkelompok. Kelompok telur berbentuk pipih menyerupai genteng rumah. Ulat berwarna hijau, pada punggungnya terdapat garis berwarna hijau muda dan di bagian sisi perut berwarna kuning. Panjang ulat mencapai 18 mm dan berkepompong di dalam tanah.

Pada umumnya ulat ini menyerang brokoli yang sedang membentuk bunga sehingga massa bunga atau daun-daun di sekeliling bunga menjadi rusak. Kerusakan ringan menurunkan kualitas bunga namun jika berat dapat menggagalkan panen.

Ulat Plutella Brocoli


Ulat Plutella xylostella

Hama yang dikenal dengan nama Diamond-back moth menyelesaikan siklus hidup dari telur sampai ulat berkisar 2-3 minggu. Ngengat betina mempunyai ukuran panjang 1,25 cm, berwarna kelabu, mempunyai 3 titik kuning pada abgian sayap depan. Telur diletakkan di permukaan bawah daun kubis-kubisan baik secara tunggal maupun berkelompok. Telur berbentuk oval, ukuran 0,6x0,3 mm, berwarna kuning, berkilau dan lembek serta akan menetas dalam 3 hari.

Larva mengalami 4 instar yang berlangsung selama 12 hari. Larva instar I panjangnya 1 mm dan lebar 0,5 mm, berwarna hijau kekuningan selama 4 hari. Instar II panjangnya 2 mm dan lebar 0,5 mm, berwarna hijau kekuningan dan berlangsung 2 hari. Instar III panjangnya 4-6 mm, lebar 0,75 mm, berwarna hijau dan berlangsung 3 hari. Instar IV panjangnya 8-10 mm, lebar 1-1,5 mm, berwarna hijau dan berlangsung 3 hari.

Stadium kepompong (pupa) memerlukan waktu antara 6-8 hari selanjutnya menjadi ngengat. Ngengat dapat bertelur sampai 50 butir dalam 24 jam dan dalam setahun dapat menghasilkan 10 generasi.

Gejala yang teramati adalah daun berlubang-lubang seperti jendela yang menerawang, tinggal urat daunnya saja.umumny ulat ini menyerang tanaman muda.

Jumat, 28 September 2007

Hama Kacang Hijau 4




Ulat kembang kempel (Maruca testulalis)

Hama ini merupakan hama utama yang menimbulkan kerugian cukup besar dan seringkali dikeluhkan petani.

info lebih lanjut ? CLICK

Hama Kacang Hijau 3

Kepik pengisap Polong (Riptortus linearis)

Ciri-ciri hama ini : sewaktu masih muda, tubuhnya berwarna coklat gelap kemerahan. Bentuk tubuhnya mirip dg semut hitam. Setelah dewasa tubuhnya berwarna coklat kekuningan dan bentuk tubuhnya mirip walang sangit serta kepalanya bersungut. Telur berbentuk bulat dan berwarna coklat suram. Telur akan menetas dalam waktu 7 hari.

Kepik menyerang dg cara menghisap polong sehingga menjadi kosong atau kempis (biji tidak terbentuk) dan polong muda akan gugur. Sedangkan polong tua yg diserang kepik ini menyebabkan biji keriput dan berbintik-bintik kecil berwarna hitam, selanjutnya biji tersebut akan membusuk.

Hama Kacang Hijau 2

Ulat grayak (Spodoptera litura)

Ulat ini sangat dikenal petani karena menjadi hama berbagai macam tanaman. Selain menyerang kacang-kacangan, ulat ini juga menyerang padi, bawang, cabe, tembakau, serta kubis.

Ulat muda berwarna kehijauan dengan bintik-bintik hitam. Sedangkan ulat dewasa berwarna kecoklatan atau abu-abu gelap dengan bintik-bintik hitam serta garis keputihan. Pada siang hari, ulat ini bersembunyi di dalam tanah dan pada malam hari ulat keluar dari dalam tanah dan menyerang tanaman. Ngengat memiliki sayap bagian depan berwarna coklat keperakan dan sayap bagian belakang berwarna perak keputihan dengan bintik hitam. Seekor ngengat betina dapat bertelur kurang lebih 300 butir. Telurnya berwarna coklat kekuning-kuningan. Telur akan menetas menjadi ulat (larva) setelah 4 hari, ulat-ulat berumur 20 hari untuk kemudian menjadi keponpong. Dengan demikian ulat grayak dapat menyerang tanaman selama 20 hari. Kepompongnya berwarna coklat kemerahan, memiliki ukuran panjang sekitar 16 mm dan kepompong tersebut berada di dalam tanah.

Ulat memakan daun. Daun tampak berlubang-lubang dan pada serangan berat hanya tinggal tulang daunnya saja. Pada umumnya ulat grayak menyerang secara bersama-sama dalam satu tanaman sampai daunnya habis, baru berpindah ke tanaman lain.

info lanjut ? CLICK

Hama Kacang Hijau 1

Ulat tanah (Agrotis epsilon)

Ulat tanah memiliki ciri-ciri badan berwarna coklat kehitaman agak mengkilat, beruas-ruas, liat dan lunak. Panjang tubuhnya 2-5 cm. Kupu-kupunya berwarna coklat tua dg bagian sayap depannya berwarna garis-garis dan terdapat titik-titik. Kapompongnya berwarna coklat dan terletak dekat dengan permukaan tanah. Seekor kupu-kupu betina dapat bertelur sampai 250 butir. Telurnya berwarna putih bening dan berbentuk bulat. Telur-telur akan menetas dalam waktu 6 hari. Serangan hebat ulat tanah ini umumnya terjadi musim kemarau. Pada siang hari, ulat tanah berada dalam tanah sekitar tanaman, sedangkan pada malam hari ulat menyerang tanaman.

Tanaman kacang hijau yg diserang ulat ini, daun-daun yg terletak pada tunas-tunas yg masih muda berlubang-lubang tidak beraturan dan tangkai daun rebah. Jika yg diserang batangnya, maka batang yg terletak di permukaan tanah (pangkal batang) tampak terpotong. Akibatnya tanaman roboh/rebah. Serangan ulat pada pangkal batang umumnya terjadi pada tanaman muda yaitu pada umur 1-2 minggu. Namun ulat ini juga menyerang tanaman dewasa.

Jumat, 21 September 2007

Hama Kacang Panjang 7

Kutu daun (Aphis spp dan Myzus persicae)

Ciri-ciri badan berukuran kecil (1-2 mm). Warna badannya bervariasi yaitu hijau tua (gelap) sampai hitam, kuning dan kuning kemerah-merahan. Badannya berselaput seperti tepung lilin. Perkembangbiakan kutu daun secara pertenogenesis, yaitu dapat menghasilkan telur tanpa pembuahan.

Kutu daun hidup secara berkelompok di permukaan daun bagian bawah. Kutu ini sering dijumpai dikerumuni semut karena menghasilkan embun madu. Faktor yg mendukung perkembangbiakannya adalah kelembaban udara tinggi antara 70-80%.

Kutu daun menghisap cairan sel sehingga daun yg diserang menjadi berkerut (keriting) atau menggulung dan akhirnya daun menjadi layu. Pada umumnya daun yg diserang kutu ini adalah daun-daun yg masih muda pada bagian pucuk tanaman. Tanaman muda (bibit) yg diserang kutu ini tumbuh kerdil, batang tanaman memutar (melintir) dan daun keriting.